Senin, 10 Desember 2012

hidup dalam ketaatan


Demi Allah yang setia, janji kami kepada kamu bukanlah serentak “ya” dan “tidak”. Karena Yesus Kristus, Anak Allah, yang telah kami beritakan di tengah-tengah kamu, yaitu olehku dan oleh Silwanus dan Timotius, bukanlah “ya” dan “tidak”, tetapi sebaliknya di dalam Dia hanya ada “ya”. Sebab Kristus adalah “ya” bagi semua janji Allah. Itulah sebabnya oleh Dia kita mengatakan “Amin” untuk memuliakan Allah.
Kita sering berkata bahwa hal yang paling kita inginkan dalam kehidupan kita adalah untuk mencintai dan dicintai. Namun apakah makna cinta?
Walaupun cinta melibatkan perasaan namun cinta bukanlah perasaan. Saya tahu bahwa saya dicintai saat seseorang melihat siapa saya dan memakluminya. Saya dicintai saat seorang yang lain melihat jauh dari hanya sekedar kelebihan dan kekurangan saya namun juga hakikat kepribadian saya yang unik dan orang tersebut berkata “ya” atas segenap keberadaan diri saya.
READ MORE - hidup dalam ketaatan

Menikmati Hadirat Kuasa Roh Allah


Keluaran 16
“Kata Yesus kepada mereka: “Akulah roti hidup; barangsiapa datang kepadaKu, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepadaKu, ia tidak akan haus lagi.” (Yoh 6:35)

Kisah Tuhan menurunkan manna kepada Bangsa Israel merupakan kisah di mana kita pada hari ini belajar untuk mempercayai bimbinganNya hari demi hari. Ketika kita bangun di pagi hari, apakah yang ada di benak kita: pekerjaan yang bertumpuk, beban-beban sepanjang hari, urusan-urusan yang masih terbengkalai? Pernakah terpikir oleh kita untuk memulai hari baru dengan merenungkan kasih Yesus yang telah berkorban untuk kita? Saat orang Israel bersungut-sungut, Tuhan menurunkan manna di perkemahan orang Israel, dan tidak ada satu orangpun yang kekurangan. Dari firman Allah, kita mengenal Yesus sebagai roti hidup, pada hari ini Ia ingin memberikan damai, kasih karunia, penghiburan dan sukacita kepada kita(dengan kata lain menurunkan manna), tetapi bila kita lebih memikirkan kepentingan-kepentingan kita sendiri- kita melibatkan Tuhan hanya unt
READ MORE - Menikmati Hadirat Kuasa Roh Allah

Hati yang bangga akan anugerah


Kita lihat 1 Korintus 1:4-7
(4) Aku senantiasa mengucap syukur kepada Allahku karena kamu atas kasih karunia Allah yang dianugerahkan-Nya kepada kamu dalam Kristus Yesus.
(5) Sebab di dalam Dia kamu telah menjadi kaya dalam segala hal: dalam segala macam perkataan dan segala macam pengetahuan.
(6) Sesuai dengan kesaksian tentang Kristus, yang telah diteguhkan di antara kamu.
(7) Demikianlah kami tidak kekurangan dalam suatu karunia pun sementara kamu menantikan penyataan Tuhan kita Yesus Kristus.
Hati bagaimana yang Tuhan kehendaki? Hati yang bangga akan anugerah. Paulus bukan bangga atas prestasinya, Paulus bukan bersyukur atas kerja kerasnya, tetapi Paulus bersyukur atas kasih karunia-Nya. Artinya apa? Atas anugerah, saudaraku yang terkasih dalam Tuhan,
READ MORE - Hati yang bangga akan anugerah

Alasan Untuk Hidup

“Berikan aku satu, ya satu saja, alasan kenapa aku harus terus hidup.....” Rona wajahnya pucat. Dan kedua matanya sembab. Kupandang dia dengan hati yang ter-iris-iris. 
“Berdoa, berdoa dan bermohonlah kepada Tuhan” Jawabku pelan. 
Dia menghela nafas dan berkata: “Ah, sudahlah. Saya merasa bahwa Tuhan itu sudah tuli pada doa-doaku. Tuhan yang pernah bersabda: "Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan” toh tidak memberikan padaku apa yang kupinta. 
Tuhan bahkan tak pernah membukakan pintu bagi diriku.” Lalu dia berdiri dan meninggalkan aku sendirian. Kekecewaan telah menjadi beban hidupnya. Kekecewaan telah menyatu dengan hidupnya. 
READ MORE - Alasan Untuk Hidup

1 Jam Berjaga Bersama Yesus

Matius 26:40 Setelah itu Ia kembali kepada murid-murid-Nya itu dan mendapati mereka sedang tidur. Dan Ia berkata kepada Petrus: "Tidakkah kamu sanggup berjaga-jaga satu jam dengan Aku? 

Ketika kita mendengar ajakan atau perintah dari Tuhan untuk berjaga-jaga, maka ada dua perkara penting yang ingin disampaikan Tuhan kepada kita. Yang pertama adalah kita harus berdoa dan yang kedua adalah kita sedang menantikan kedatangan Kristus kedua kali. Namun didalam realitanya kita terkadang bingung dan tidak tahu apa yang harus kita lakukan. 

Ingat ayat di atas sedang menggambarkan Tuhan Yesus diakhir pelayananNya, bahkan diakhir hidupNya di dalam dunia ini, dimana hal ini haruslah menjadi contoh buat kita semua, karena kita harus menjadi segambar dan serupa dengan Kristus Tuhan kita. 

Keadaan para murid yang sedang tidur adalah keadaan kita sebagai orang percaya yang juga mungkin sedang tertidur. Dan tegoran kepada Petrus adalah tegoran buat kita semua untuk berjaga bersama Dia. 
READ MORE - 1 Jam Berjaga Bersama Yesus

4 Ekor Binatang

Dalam sebuah kapal ada 4 ekor hewan yang menemani seorang nahkoda. Hewan itu ialah ayam, gajah, harimau dan tikus. Suatu hari keempat hewan itu berkumpul dan menceritakan kehebatan masing-masing. 

Kata Ayam : "Aku selalu memberi telur kepada nahkoda kita. Berkat aku, dia dapat makan enak dan bergizi." 

Gajahpun tak mau kalah "Aku kuat, aku selalu membantu nahkoda kita untuk mengangkat barang-barang berat." 

Harimau menimbrung "Kalau aku terkenal sakti dan selalu dapat memenangkan setiap pertempuran, aku selalu melindungi nahkoda kita dari serangan bajak laut dan orang-orang jahat". 
READ MORE - 4 Ekor Binatang

Hidup Dalam Iman

Galatia 3:12-14
(12) Tetapi dasar hukum Taurat bukanlah iman, melainkan siapa yang melakukannya, akan hidup karenanya.
(13) Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: "Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!"
(14) Yesus Kristus telah membuat ini, supaya di dalam Dia berkat Abraham sampai kepada bangsa-bangsa lain, sehingga oleh iman kita menerima Roh yang telah dijanjikan itu.

Apa artinya hidup dalam iman? Iman itu tidak bisa dipisahkan dari bersyukur, karena iman itu walauopn saya belum melihat, tapi saya percaya - itulah iman. Jadi, walaupun saya belum melihat, saya sudah bersyukur, walaupun saya belum melihat, saya tidak mau pikirkan yang negative, saya tidak mau pikir yang buruk-buruk. Iman itu adalah ketika saya adalah anak Tuhan, maka apapun yang terjadi, pasti Tuhan akan ubahkan hal itu untuk kebaikan.
READ MORE - Hidup Dalam Iman