Demi Allah yang setia, janji kami kepada kamu bukanlah serentak “ya” dan “tidak”. Karena Yesus Kristus, Anak Allah, yang telah kami beritakan di tengah-tengah kamu, yaitu olehku dan oleh Silwanus dan Timotius, bukanlah “ya” dan “tidak”, tetapi sebaliknya di dalam Dia hanya ada “ya”. Sebab Kristus adalah “ya” bagi semua janji Allah. Itulah sebabnya oleh Dia kita mengatakan “Amin” untuk memuliakan Allah.
Kita sering berkata bahwa hal yang paling kita inginkan dalam kehidupan kita adalah untuk mencintai dan dicintai. Namun apakah makna cinta?
Walaupun cinta melibatkan perasaan namun cinta bukanlah perasaan. Saya tahu bahwa saya dicintai saat seseorang melihat siapa saya dan memakluminya. Saya dicintai saat seorang yang lain melihat jauh dari hanya sekedar kelebihan dan kekurangan saya namun juga hakikat kepribadian saya yang unik dan orang tersebut berkata “ya” atas segenap keberadaan diri saya.